Skip to main content

Bika Ambon Teflon

Assalamu'alaykum


Apa kabar ? Sudah seminggu saya gak update blog ya. Habis, lagi kena flu nih.
Sejak Sabtu kemarin sampai hari ini masih pilek. Alhamdulillah badan sudah enteng dan kepala tidak berat lagi. Sudah lama sekali saya tidak bikin bika ambon. Mungkin 2 tahun lebih. Gegara lihat tepung tapioka yang tidak segera dihabiskan (tadinya beli tapioka buat bikin kukis lebaran lalu. Tapi emak ini kan selalu malas bikin kukis hihihi....), saya merasa gatal seketika. Akhirnya buka blog, dan melihat resep lama bika ambon. Kepincut deh untuk memodifikasi resep yang ada. Resep ini, dulu saya dapat dari tabloid. Untuk yang kesekian kalinya saya modif untuk mendapatkan hasil yang diinginkan. Untuk proses pembuatan, menggunakan metode telur yang dikocok pakai mixer. Saya merasa, selama ini hasil inilah yang terbaik. Artinya bisa mengeluarkan serat lebih banyak jika dibanding metode aduk aduk menggunakan sendok, whisker atau spatula saja. Pengocokan telur bertujuan untuk memasukkan udara sebanyak banyaknya ke dalam adonan. Karena yeast yang notabene adalah makhluk hidup, membutuhkan udara untuk berkembang biak, untuk membentuk alur atau serat di dalam adonan. Jadi klop dan cocok, jika menggunakan metode seperti ini (IMHO). Entah jika saya nanti memakai resep lain. Apakah hasilnya bisa sebagus ini, saya belum bisa menjawabnya.

Bika Ambon
Sumber : Bika Ambon (http://rina-dapurmanis.blogspot.com/2013/09/bika-ambon.html?m=1)
Modifikasi : Rina Audie

Note :
* Pastikan yeast masih aktif. Jika biang tidak mengembang, buang. Ganti dengan yang baru.

* Lakukan tes air pada pan yang sudah panas. Percikkan air di atasnya. Jika mendesis dan segera menguap artinya pan cukup panas dan siap dituangi adonan.

* Untuk mendapatkan bika yang cantik dan tidak gosong, saya mengalasi teflon menggunakan kaleng bekas. Jika tidak, pasti gosong meski sudah menggunakan api super kecil. Ini artinya kompor saya masih terlalu panas. Kenali kompor masing masing untuk menghindari hangus.

Bahan :
200 ml santan sedang
5 lbr daun jeruk purut, buang tulang daunnya
1/4 sdt garam halus
1/8 sdt kunyit bubuk atau pewarna kuning
125 gr tepung tapioka kualitas baik (saya pake merk Pak Tani )
2 butir telur ayam
125 gr gula pasir
50 ml minyak goreng

Bahan biang :
40 gr tepung terigu protein sedang
6 gr yeast/ragi instant
1 sdm gula pasir
50 ml air hangat

Cara membuat :
1. Rebus santan, daun jeruk dan garam sampai mendidih sambil diaduk aduk supaya tidak pecah. Biarkan hangat. Ukur sebanyak 175 ml.

2. Biang : campur terigu, ragi instant, gula pasir dan air hangat, aduk rata dan diamkan selama 30 menit sampai mengembang. Sisihkan.

3. Dalam sebuah wadah kocok gula dan telur, menggunakan electric mixer sampai kental. Masukkan tapioka, kunyit bubuk dan biang ke dalamnya, kocok rata.

4. Masukkan santan dan minyak goreng, kocok sampai merata. Lanjutkan mengocok dengan speed rendah selama 10 menit. Adonan akhir yang terbentuk cair/encer ya. Fermentasikan selama 2 jam. Selama fermentasi akan terlihat gelembung dan buih di permukaan adonan.

5. Ambil teflon pan (wajan datar anti lengket) diameter 22cm. Panaskan di atas api kecil selama 30 menit.

6. Ambil adonan, tuang ke dalam pan panas. Akan terdengar bunyi mendesis ceesss.....begitu adonan dituang. Panggang menggunakan api kecil tanpa tutup. Biarkan adonan berlubang-lubang selama +/- 40 menit.

7. Setelah permukaan kue agak mengering atau 90% matang, tutup menggunakan tutup panci dan lanjutkan memanggang +/- 10 menit sampai permukaannya kering. Angkat dari api dan biarkan hangat. Keluarkan dari pan. Setelah dingin, potong dan sajikan.



Comments

Popular posts from this blog

Resep Oseng Tauge Teri Jengki

Assalamu'alaykum Ketika saya lagi bengong karena gak ada kerjaan dan hanya menonton tv, gonta-ganti channel, mendadak mata saya menatap acara di salah satu channel yang sedang menayangkan acara masak-masak. Kalo tidak salah acara Dapur Nova. Waktu itu Chef Dea memperagakan masakan simpel dan mudah yaitu Oseng Tauge. Seketika saya antusias melihat bahan yang dimasak. Bahan yang digunakan pun sederhana. Langsung ide tersebut nyantol di kepala dan akan dibuat jika sudah mood (contoh kemalasan diri dengan mengkambing hitamkan kepada si mood. Padahal bahan super gampil gitu kok gak segera dieksekusi. Keterlaluan kan 😁). Oke deh, akhirnya dengan sekuat tenaga saya paksa supaya mau terjun ke dapur untuk membuat resep murah meriah ini. Bagi yang ngefans dengan aliran masak memasak, yang demen mencampur baurkan antara sayur beserta lauk pauk dalam satu wajan, "garis keras" pulak, anda harus mengangkat tangan, high five dengan saya. Tossss 😂😂😂 Masakan model begini di rumah ...

Nona Manis Labu Kuning Step by Step

Kebetulan saya punya labu kuning pulen di kulkas, dikasi sama mertua, masih tinggal aja dikulkas, akhirnya kepikiran dibuat Nona Manis Labu Kuning mumpung mertua juga mau mampir di rumah. Ini percobaan pertama saya bebikin Nona Manis Labu Kuning, Alhamdulillah berhasil. Rasanya enak lembut & manisnya pas Yuk, mari kita simak resepnya : Nona Manis Labu Kuning Resep :  Wardiana Dhana Bahan : Bahan A : 3 butir telur 1 gelas gula pasir (menggunakan gelas bervolume 240ml) 2 gelas terigu 1 gelas labu kuning (labu kuning yang telah direbus/kukus, tiriskan lalu haluskan & takar sampai cukup 1 gelas labu) 1 gelas santan Sedikit pewarna kuning jika labu yang teman-teman gunakan kurang kuning warnanya (boleh di skip) Bahan B : 1 bungkus tepung hunkwee (kemasan 95gr) 2 gelas santan Bahan C : 2 gelas santan kental 4 sdm munjung terigu Garam secukupnya Cara Membuatnya : Kupas labu lalu rebus sampai matang, boleh juga dikukus lalu tiriskan dan haluskan labu menggunakan sendok & takar ...

Nasi Bakar Tongkol Kemangi

Assalamu'alaykum Bertahun tahun sudah saya absen bikin nasi bakar. Hari ini kangen untuk membuatnya. Meski batuk masih mendera, gak apa deh. Soalnya kalo bengong malah berasa sakit semua badan. Sangat mudah sebenarnya bikin nasi bakar ini. Nasi yang dipakai bisa berupa nasi gurih/nasi uduk, atau nasi biasa saja. Selanjutnya bikin lauk yang dimasak tumisan. Nah sudah siap tuh kedua bahan utama nasi bakar. Tinggal dibungkus daun pisang. Saya lebih suka mengukus dulu sebelum dibakar. Jika dikukus, aroma daun pisang bisa sangat wangi. Dan jadi khas. Setelah itu baru dibakar di atas api. Boleh dibakar langsung di atas api atau pake pan anti lengket. Bahan Nasi: 400 gram beras dicuci bersih 3/4 sendok teh garam 3 lembar daun salam 1 lembar daun pandan dibuat simpul 750 ml santan sedang daun pisang untuk membungkus 3 ikat kemangi, dipetiki Cabe rawit utuh secukupnya Bahan Tumisan: 1 ekor (300 gram) ikan tongkol dipotong 2 bagian 200 gr tempe, potong korek api, goreng matang 1 sendok makan...